Zakumi..datanglah kemari & sebuah perayaan Infograpik
Posted on | June 11, 2010 | 3 Comments
Setiap perhelatan world cup datang, saat itu pula pesta warna-warni visual yang selalu aku tunggu. Seperti menunggu bus yang ku sedang duduk di haltenya, laksana kata “matang” ketika ku di depan kompor dan telur ada di wajan panas, layaknya potongan roti ketika ku dalam kerumunan nyanyian ulang taon, dan selayak pictogram ketika pesta olimpiade datang. Segalanya begitu menggemaskan.
World Cup kali ini jatuh di benua Afrika [beruntung sekali ya si Afrika itu,kejatuhan kok World Cup, klo di Indonesia adanya “udah jatuh tertimpa tangga pula”, jauh dari konsep beruntung
]. Afrika Sebuah benua yang ku langsung terbayang binatang-binatang liar & ganas jika mendengarnya, karena waktu ku kecil Afrika hanya diperlihatkan dengan acara “Flora & Fauna” padaku oleh TVRI, dan juga melalui Ethiopia [yang hitam plontos] kelaparan di acara Box Office dengan rating tertinggi kala itu “Dunia dalam Berita”.
Agaknya karakter itu yg ditangkap dengan baik oleh seniman Afsel, Andries Odendaal dari Kota Cape Town si pembuat Zakumi maskot World Cup Sudafrica 2010.. Zakumi adalah seekor Leopard [tu kan bener binatang liar dan ganas]. Lalu coba liat official poster World Cup Sudafrica 2010 yang didominasi grapik kepala plontos item dengan ornament warna cerah khas bendera-bendera di Afrika [merah, kuning, ijo, dan putih] eh..liat itu di leher tenyata bentuk peta benua Afrika, jenius ya yang bikin..? mosok nggak !
Cepat ato lambat Tuhan akan punya kejutan..
Posted on | August 4, 2009 | 1 Comment
Win Wenger dalam bukunya ” Beyond Learning and Teaching” menyebutkan suatu Teknik Visualisasi untuk melatih kecerdasan. Konon katanya Albert Einstein juga bisa mendapatkan Hukum relatifitas dengan visualisasi imajinatif dari seberkas sinar, Kata Wenger ketika kita melakukan teknik visualisasi ini kita menggunakan 80 % dari semua otak kita.
Teknik visualisasi disini adalah kita melatih otak kita untuk bisa memvisualisasikan sesuatu hal, mulai dari mendeskripsikan suatu pemandangan, suatu benda imajinasi,. Benda nyata kita deskripsikan kepada kita sendiri ataupun kita tuliskan dalam sebuah buku catatan sejelas dan serinci yang kita bisa gambarkan ato dibayangkan oleh imajinasi kita.
Kalau kata Wenger itu soal kecerdasan, lalu bagaimana dengan mimpi kita..? kita manusia selalu punya kebutuhan, punya keinginan, punya cita-cita, punya mimpi. Seperti laskar pelangi yang terus bermimpi
Pernahkah kamu punya sebuah mimpi sederhana; sebuah mimpi pengen merasakan nikmatnya Indonesia di taon 1930 an.sebuah suasana yg teduh eksotis penuh romantisme masa kolonial masa kompeni yg serba lapang. Jalan masih lengang, udara masih segar, dan segala kejernihan lainnya.
Mimpi itu adalah mimpiku untuk berada di sebuah Toko Oen. Sebetulnya Toko Oen ini ada beberapa. Pertama kali berdiri di Yogyakarta pada 1922, [namun di Yogyakarta bangunannya sudah tidak berbekas lagi] lalu menyusul di Toko Oen Malang didirikan pada tahun 1930. Terletak di jalan Basuki Rachmad dekat Alun-Alun Kota Malang. Kemudian Semarang tepatnya 16 April 1936 dibukalah Toko Oen di Semarang, Bodjong Weg adalah alamatnya. Bodjong Weg yang sekarang dikenal dengan nama Jl. Pemuda, merupakan salah satu jalan utama di kota Semarang, kemudian baru Jakarta. Nama “OEN” diambil dari nama marga pendirinya Oen Tjoen Hok keturunan Tionghoa, yang bernama Indonesia Max Liem. Dahulu restoran ini merupakan yang terbesar di Malang, dan dijadikan tempat berkumpul Orang-orang Belanda di kota ini. Tahun 1958, Toko Oen di Jakarta dan Yogyakarta ditutup karena keterbatasan anggota keluarga yang bersedia mengurusnya. Setelah Max meninggal, pengelolaan selanjutnya diserahkan kepada Han Poo Kok, seorang pengusaha kayu di Malang. Masuk ke restoran ini, serasa masuk ke mesin pemutar waktu. Begitu pintu dibuka, sebuah interior tempo doeloe menyambut dengan megah. Selanjutnya kita akan dibawa ke sebuah ruangan restoran khas jaman kompeni.Suasana interior dan pelayan yang memakai stelan linnen putih berpeci hitam yang disebut garcon masih mampu membawa nostalgia melewati abad2 silam yang dilampaui 3 generasi keluarga pengelola Toko Oen. Toko Oen masih ada di Malang dan Semarang sampai saat ini.
Tags: java's swet steam > loko tua > lokomotif > malang > mimpi > teknik visualisasi > toko oen
Gong Xi Fat Chai untuk UNS yang ke 2159
Posted on | January 27, 2009 | 9 Comments
Perayaan Tahun Baru Imlek (Sienci) atau Tahun Baru Khonghucu 1 Cia Gwee 2560 menurut penanggalan masehi jatuh pada tanggal 26 Januari 2009. Pergantian tahun yang baru merupakan suatu penyesuaian terhadap gejala alam semesta, yang dilambangkan berkah-Nya melimpah bagi semua mahluk hidup. Di dalam kehidupan manusia, tahun baru merupakan suatu masa tentang keharmonisan dalam tata kehidupan, semua umat bergembira menyambut kehadiran tahun yang baru ini dengan penuh harap. Read more
Tuhan itu humoris
Posted on | December 24, 2008 | 4 Comments
“CATATAN TAK TERLUPAKAN” merupakan sebuah rangkaian program acara catatan akhir taon yang dihadirkan oleh sebuah tipi swasta nasional dalam seminggu ini sebagai penutup taon 2008 [Kaleidoskop klo versi TVRI]. Kebetulan semalam giliran catatan kejadian nasional yang dibahas, yang mungkin bsok malam dilanjut dengan catatan kejadian internasional [paling bsok temanya Obama..apalagi klo bukan dia sepanjang taon ini?]. Dengan mengangkat isu yang nge_trend sepanjang taon di berita nasional [selain BBM tentunya] yaitu “keselamatan transportasi udara Indonesia” dihadirkanlah regulator, operator, konsumen dan lembaga konsumen. Gila…! trend kecelakaan kok sepanjang taon..maka dari itu mungkin kenapa isu ini diangkat untuk menjadi “CATATAN TAK TERLUPAKAN” malam tadi.
Sepanjang taon sudah banyak korban; dari rakyat biasa, gubernur hingga petani dan anaknya yang lagi nongkrong di sawah ditabrak pesawat [lucu tapi nyata bin tragis]. Dari yang korbannya selamat cuma deg2 an, benjol, amputasi hingga yang tewas ato hilang di lautan. Read more
Talok & duwet jatuh tak jauh dari pohonnya
Posted on | December 1, 2008 | 15 Comments
G : “Om klo hari sabtu-minggu ajari gitar ya, kemaren pelajaran BI suruh maju nyanyi berkelompok, kelompok ku nyanyi Laskar Pelangi temenku pke gitar malah jelek bgt..g pke gitar kecil si..kya nidji. Sama animasi flash ya om, ku pengen bikin game.”
Om :’Klo belajar motret pke kamera gede ituh pengen g?”
G : “Ya bsok pagi pie..? ku di jemput ya dibangunke jam ½ 6 ke City Walk bawa kamera”
Tos.. [terdengar suara dua tangan beradu, tanda sebuah deal]
Setuju ga klo posisi menentukan prestasi..? sebagian besar mahasiswaku multimedia informatika mengangguk setuju [hobi nyontek kyone], jika g setuju coba dikau tanya pak djaduk & pak butet kertaradjasa yang anak seorang seniman tari [bagong kusudiharjo]dari jogja ituh, jika masi ragu coba tengok martinus miroto seorang penari, si pemeran utama film opera jawa [Empu; jogja tv rabu 26 Nov’08] yang tnyata dibesarkan di keluarga dalang dan seni pewayangan. Jika & hanya jika dikau masi blom percaya, coba ketik “Larry Page dan Sergey Brin” di google lalu enter, pastilah dikau akan menemukan klo salah satu dari si penemu google yg sukses di usia sangat muda itu adalah putra seorang profesor matematika. Mo bukti laen..?! gita gutawa! Keluarga koeswoyo ! [kick andy; metro tv jumat 21 nov’08] dan masi banyak lagi bbrpa orang sukses & tkenal lainnya.
Tags: butet > citywalk > djaduk > fotografi > google > kampung batik laweyan > pendidikan profesi > tutorial






mga segala puji tak kumeninggi diri, mga segala janji dpt jg kupenuhi... g bisa ngomongin diri sendiri.... takut salah trus dipukuli & dibenci diri sendiri